Jumat, 04 November 2016

ULUMUL QUR’AN Dr. M. Ulinuha Husnan, MA

Dr. M. Ulinuha Husnan, MA
oleh kelompok 8:
Aminatul Munawaroh, Hani Rifaah, Himmatul Husna, Ida Husain, Lathifatul Masula

Ulumul qur’an dalam kajiannya ada tiga cabang, yaitu: definisi, sejarah dan penjelasan batasan-batasan ulumul qur’an.
Dari definisi ulumul qur’an dapat dibagi menjadi definisi klasik dan definisi modern, definisi klasik merupakan semua disiplin ilmu yang ada kaitannya dengan al-Qur’an seperti ilmu nujum. Sedangkan definisi modern adalah ilmu-ilmu yang berkaitan langsung dengan proses memahami dan mengamalkan al-Qur’an.
Wilayah kajian klasik meliputi beberapa aspek diantaranya asbabunnuzul al-Qur’an, sanad (transmisi), qiroat (cara membacanya), alfadz (redaksi) dan makna (arti).
Objek kajian klasik
Objek kajian modern
1.      Asbabunnuzul
Ayat yang turun tidak serta merta turun apa adanya tetapi turun dengan berbagai alasan dan sesuai dengan kondisi yang ada.
·         Waktu dan tempat nuzul
·         Asbabunnuzul
·         Tarikh an-nuzul (makki dan madani)
·         Shighatun nuzul
·         Dll
Studi Intrinsic :
·         Ilmu qiroat, rasm, tajwed
·         Redaksi al-qur’an
·         Muhkam mutasyabih
·         Balaghah al-qur’an
2.      Sanad (transmisi)
Contohnya:
·         Riwayat mutawatir, ahad, syadz
·         Qiroat nabi
·         Thabaqatul qurra’ wa al-mufassirin
·         Ilmu tahammul walada’

Studi Ekstrinsik :
·         Asbabun nuzul
·         Makki madani
·         Jam’ulqur’an
·         Percetakan al-qur’an
3.      Qiroat (cara membaca):
ولقد همت به وهم بها*لوان رأبرهان به
*      Jika berhenti di وهم بها maka artinya yusuf dan zulaikah salang mencintai
ولقد همت به*وهم بها لوان رأبورهان به
*      Jika berhenti di ولقد همت به maka artinya hanya zulaikah yang mencintai
         Dari sini dapat diketahui bahwasanya jika          membaca ayat dan berhenti tidak pada tempatnya akan mempengaruhi maknanya.
Dan dalam qiroat ada beberapa bagian, diantaranya:
·         Ilmu al-waqfwa al-ibtida’
·         Ilmutajwid
·         Imalah, isymam, dll
Hasil pemahaman terhadap al-Qur’an:
·         Tafsir
·         Ta’wil
·         Terjemah, dll
4.      Alfadz (redaksi):
·         Gharibwamusykil al-Qur’an
·         Mu’robdanmabni
·         ‘addulayatwasuwar
·         Lafadzmusytarak (homonym), murodif (sinonim)
·         Majaz,dll
Tafsir masyarakat terhadap al-Qur’an:
·         Living qur’an
·         Metode bacatulis Qur’an
·         Saintivikasi dan digitalisasi Qur’an
·         MTQ, dll
5.      Makna (arti):
·         am dan khos
·         Mutlaq dan muqoyyad
·         Muhkam mutasyabih
·         Nasikh mansukh
·         Manthuq dan mafhum
·         Nash, dzahir, mujmal, mubayan, dll




Metode kajian ada dua bagian, yaitu: metode kajian klasik dan metode kajian modern, metode kasik menggunakan pembelajaran yang monodisipliner dan intradisipliner yang mana meliputi kajian kebahasaan, hadis, fiqh, ushul fiqh, sejarah, dll. Sedangkan metode kajian modern menggunakan pembelajaran interdisipliner dan multi disipliner yang mana meliputi kajian historis, sosiologis, antropologis, psikologis, sastra, bahasa, politik, dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar