Dr. M. Ulinuha Husnan, MA
oleh kelompok 8:
Aminatul
Munawaroh, Hani Rifaah, Himmatul Husna, Ida Husain, Lathifatul Masula
Ulumul qur’an dalam
kajiannya ada tiga cabang, yaitu: definisi, sejarah dan penjelasan batasan-batasan
ulumul qur’an.
Dari definisi ulumul
qur’an dapat dibagi menjadi definisi klasik dan definisi modern, definisi klasik
merupakan semua disiplin ilmu yang ada kaitannya dengan al-Qur’an seperti ilmu nujum.
Sedangkan definisi modern adalah ilmu-ilmu yang berkaitan langsung dengan
proses memahami dan mengamalkan al-Qur’an.
Wilayah kajian klasik
meliputi beberapa aspek diantaranya asbabunnuzul al-Qur’an, sanad
(transmisi), qiroat (cara membacanya), alfadz (redaksi) dan makna
(arti).
|
Objek kajian klasik
|
Objek kajian modern
|
|
1.
Asbabunnuzul
Ayat yang
turun tidak serta merta turun apa adanya tetapi turun dengan berbagai alasan dan
sesuai dengan kondisi yang ada.
·
Waktu
dan tempat nuzul
·
Asbabunnuzul
·
Tarikh an-nuzul (makki dan madani)
·
Shighatun nuzul
·
Dll
|
Studi Intrinsic :
·
Ilmu qiroat, rasm, tajwed
·
Redaksi al-qur’an
·
Muhkam mutasyabih
·
Balaghah al-qur’an
|
|
2.
Sanad
(transmisi)
Contohnya:
·
Riwayat mutawatir, ahad, syadz
·
Qiroat nabi
·
Thabaqatul qurra’ wa al-mufassirin
·
Ilmu tahammul walada’
|
Studi Ekstrinsik :
·
Asbabun nuzul
·
Makki madani
·
Jam’ulqur’an
·
Percetakan
al-qur’an
|
|
3.
Qiroat
(cara membaca):
ولقد همت به وهم بها*لوان رأبرهان به
ولقد همت به*وهم بها لوان رأبورهان به
Dari
sini dapat diketahui bahwasanya jika
membaca ayat dan berhenti tidak pada tempatnya akan mempengaruhi
maknanya.
Dan dalam qiroat
ada beberapa bagian, diantaranya:
·
Ilmu al-waqfwa al-ibtida’
·
Ilmutajwid
·
Imalah, isymam, dll
|
Hasil pemahaman terhadap al-Qur’an:
·
Tafsir
·
Ta’wil
·
Terjemah,
dll
|
|
4.
Alfadz
(redaksi):
·
Gharibwamusykil al-Qur’an
·
Mu’robdanmabni
·
‘addulayatwasuwar
·
Lafadzmusytarak (homonym), murodif (sinonim)
·
Majaz,dll
|
Tafsir masyarakat terhadap al-Qur’an:
·
Living
qur’an
·
Metode
bacatulis Qur’an
·
Saintivikasi
dan digitalisasi Qur’an
·
MTQ,
dll
|
|
5.
Makna
(arti):
·
‘am
dan khos
·
Mutlaq dan muqoyyad
·
Muhkam mutasyabih
·
Nasikh mansukh
·
Manthuq dan mafhum
·
Nash, dzahir, mujmal, mubayan, dll
|
|
Metode kajian ada
dua bagian, yaitu: metode kajian klasik dan metode kajian modern, metode kasik menggunakan
pembelajaran yang monodisipliner dan intradisipliner yang mana meliputi kajian kebahasaan,
hadis, fiqh, ushul fiqh, sejarah, dll. Sedangkan metode kajian modern
menggunakan pembelajaran interdisipliner dan multi disipliner yang mana meliputi
kajian historis, sosiologis, antropologis, psikologis, sastra, bahasa, politik,
dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar